Bila kita merujuk kepada perjalanan sejarah ketika Nabi Muhammad
SAW akan membangun sebuah masyarakat, maka yang diutamakan adalah membangun
masjid. Ini pula yang terjadi sa’at akan membangun kota Madinah dengan terlebih
dahulu membangun fondasi masyarakat melalui masjid.
Dalam situasi apapun, masjid dapat dijadikan pusat kegiatan masyarakat untuk berusaha mewujudkan tatanan sosial yang lebih baik. Jika selama ini pusat pembinaan masyarakat masih terpusat kelembaga-lembaga formal seperti sekolah dan madrasah, maka bagi masyarakat sekarang harus juga dikembangkan lembaga kemasjidan sebagai salah satu alternatif pembinaan umat dan bahkan bangsa secara keseluruhan.
Apabila jumlah masjid yang ada di Indonesia benar-benar difungsikan
sebagai ta’mir masjid dengan baik, maka dalam waktu yang tidak lama dapat
mengeluarkan bangsa ini dari keterpurukan akibat krisis multidimensional yang
sudah diderita beberapa tahun ini. Karena salah satu fungsi masjid adalah
memberikan pembinaan dalam berbagai bidang kehidupan termasuk sosial
ekonomi.Untuk itu diperlukan usaha pengembangan pola idarah (manajemen), imarah
(pengelolaan program) dan ri’ayah (pengelolaan fisik).
